Sragen – Bocah 6 tahun berinisial AR yang dilaporkan hilang dari rumah ditemukan tewas di sungai area Makam Prampalan, Masaran, Sragen. Jenazah ditemukan 1,89 kilometer dari rumah korban.
Ketua PMI Sragen, Utami Dewi Masyithoh mengatakan pencarian dilakukan bersama tim gabungan dan relawan sejak Senin (24/3) kemarin. Di pencarian hari kedua, dilakukan upaya dengan water rescue dan drone.
“Pencarian orang hilang di Ngasinan Wetan, Gebang, Masaran dengan peralatan water rescue, drone dengan menggunakan Ambulans Rescue Medic. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di sungai kecil area pemakaman Prampalan,” katanya melalui keterangan tertulis yang diterima detikJateng, Selasa (25/3/2025).
Ia mengatakan pencarian hari kedua dibagi menjadi tiga regu. Untuk regu pertama dilakukan pencarian di ladang depan rumah keluarga, pencarian kedua di area persawahan dan regu ketiga di sungai belakang rumah.
“Regu tiga menemukan jenazah di sungai kecil area makam Prampal Sragen sekira pukul 12.00 WIB. Jenazah langsung dievakuasi dari titik yang ditemukan ke rumah duka,” bebernya.
Menurutnya, dari informasi yang diperoleh, AR yang mempunyai kebutuhan khusus itu suka bermain hujan. Namun, saat itu orang tua tidak menyadari bahwa anaknya keluar rumah.
“Dari informasi bahwa anak tersebut memiliki kebutuhan khusus dan suka saat bermain dengan air pada kondisi hujan pada saat kejadian, anak tersebut juga keluar rumah bermain hanya di halaman rumahnya, terkadang juga suka berlari ke arah jalan utama, berlari di sawah depan rumahnya,” bebernya.
Ia mengatakan, pihak keluarga sempat melakukan pencarian di area sawah, selokan hingga sungai namun hasilnya nihil.
“Upaya dari keluarga dan warga masyarakat sudah mencari keliling masih belum ada tanda-tanda anak tersebut baik di areal sawah, selokan, hingga sungai kecil yang berjarak kurang lebih 200 meter dari rumahnya,” pungkasnya.
Diberitakan sebelumnya, Bocah 6 tahun inisial AR dilaporkan menghilang dari rumah pada Senin (24/3) sore. AR tinggal di Dukuh Ngasinan, Desa Gebang, Masaran, Sragen dan diketahui korban mempunyai kebutuhan khusus.
Kepala Desa Gebang, Jumanto, mengatakan, AR dilaporkan menghilang dari rumah oleh orang tuanya pada Senin (24/3) sore. Mengetahui anaknya tidak ada di rumah, orang tua AR langsung menghubungi masyarakat sekitar.
“Korban sempat dilaporkan terseret arus drainase, lantaran menghilang di saat sedang hujan deras. Tapi kemarin dicari belum membuahkan hasil,” katanya dihubungi awak media, Selasa (25/3).
sumber: detikjateng
Polda Jateng, Kapolda Jateng, Irjen Pol Ribut Hari Wibowo, Kombes Pol Artanto, Jawa Tengah, Jateng, Kombes Pol Ari Wibowo, AKBP Ike Yulianto Wicaksono, Artanto, Ribut Hari Wibowo